Nama =Fransiskus Arby Noviandi
Nim =2013210127
Program studi ilmu Administrasi
negara
Tugas ke 2 Etika dan Filsafat Kepemimpinan
KEPEMIMPINAN VISIONER
Setiap pemimpin membentuk visi
dengan caranya masing-masing, kadang-kadang bersifat obyektif dan rasional,
kadang-kadang intuitif dan subyektif.
Tindakan tanpa visi sama
artinya dengan terjebak dalam kegelapan dan visi tanpa tindakan adalah seperti
puisi yang meratapi kemiskinan.
Secara sederhana, visi adalah
masa depan yang realistis, dapat dipercaya, dan menarik bagi organisasi anda.
(Burt Nanus, 2001, Kepemimpinan Visioner, Penerbit PT Prelindo, Jakarta).
Tugas2.
1. Susun
visi, misi dan strategi anda, dalam mepersiapkan diri sebagai agent of change
and development ?
2. Apakah
faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam merealisasikan visi saudara
tersebut?
3. Bagaimana
mengatisipasi faktor pendukung tersebut agar tidak menimbulkan arogansi ?
4. Dan
bagaimana pula mengorganisir faktor penghambat agar tidak menimbulkan sikap
apatis ?
5. Konflik
akan selalu terjadi pada setiap orang yang akan melakukan perubahan, bagaimana
caranya agar potensi konflik tersebut dapat menjadi daya dorong susksesnya visi
saudara ?
Keterangan:
1. Khusus
jawaban soal nomor 5, dimasukkan pada komentar blog dosen pengampu, dan blognya
mahasiswa masing-masing mahasiswa, dan;
2. Seluruh
jawaban diserahkan pada pertemuan tanggal 8 Mei 2014.
Jawaban
:
1.
Visi saya untuk kedepannya dalam
mempersiapakan diri sebagai agent of change and develoment,saya ingin
menjadikan suatu kepemimpinan yang sesuai dengan aturan yang telah diterapkan
dalam undang undang dasar 1945.supaya menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang
makmur,baik makmur dalam kemasyarakatan maupun makmur dalam perekonomian
bangsa.sehingga dapat menciptakan suatu pemerintahan yang baik dan masyarakat
pun akan menjadi sejatera dengan hikmah dan partisipasi yang berdasarkan
gontong royong bersama sama untuk menuju bangsa yang adil,sejatera dan jujur.
Misi
saya, saya ingin menjadi seorang pemimpin daerah yang berani untuk menjalankan
dan menaati aturan aturan dalam
kepemimpinan,yang telah diterapkan untuk di jalankan,saya ingin menjadi seorang
pemimpin yang jujur dan bertanggung jawab sehingga saya dapat dipercayai oleh
masyarakat maupun atasan saya,amanah dalam menjalankan aturan dalam kelembagaan
kepemimpinan untuk masyarakat dan tidak hanya berjanji kepada masyarakat,tapi
berjanjilah pada omongan dan kejujuran itulah yang harus saya jalankan dalam
kepemimpinan.
2.
Faktor pedukung visi saya
1.
perbuatan
2.
dukungan
3.
niat dari hati nurani
4.
tindakan yang sesuai dengan perilaku
5.
kebersamaan
6.
kejujuran
7.
kepercayaan
8.
kehormatan
9.
kerjasama dan keberanian untuk melaksanakannya
10.
gontong royong
11.
skill( keterampilan)
12.
sikap(atitude)
13.
pengetahuan
14.
kepribadian yang baik
15.
partisipasi
Faktor Penghambat visi
1.
Keuangan
2.
Godaan
3.
Kerakusan
4.
Kebohongan
5.
Ketidak adilan
6.
Ketidak jujuran
7.
Keegoisan
8.
Kecemburuan
9.
Kurang percaya diri
10.
Tidak tepat waktu
3.
Agar tidak menimbulkan sikap
arogansi saya akan terus bersyukur dan berdoa minta pertolongan kepada tuhan
supaya diberikan kekuatan dan kesabaran dalam melakukan aktifitas dan bertindak
sesuai dengan apa yang menjadi tujuan dari visi yang saya tegaskan dalam suatu
tindakan,dan bertanggung jawab dengan suatu keputusan yang harus dijalankan.
4.
Agar tidak menimbulkan sikap
apatis saya harus mempercayai apa yang menjadi keputusan yang telah saya
terapkan dalam visi saya,saya harus menjadi orang yang tegas dan tidak mudah
menyerah dalam hal hal yang membaqwakan saya ke jalan yang tidak benar, dan
berusaha melakukan yang terbaik apapun yang semestinya akan saya lakukan itu
harus sesuai dengan hati nurani saya.dan berusaha supaya tetap menjadi orang
yang tegas.
5.
Dengan berbuat sesuai dengan
apa yang menjadi visi saya,adapun konflik tersebut saya tidak akan
memperdulikannya toh hanya bisa menjadi alasan yang tidak penting dalam diriku
untuk saya terus berjuang untuk menuju kesuksesan.konflik bukan suatu alasan
saya untuk menyerah dalam menjalan suatu visi saya.karena konflik bukanlah yang
akan menentukan jalan kesuksesan bagi saya.yang terpenting bagi saya adalah
kesuksesan.konflik biarkan saja karena tidak akan membawa jalan yang benar bagi
saya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar